Fatwa Haram Merokok dari Muhamadiyah


Fatwa Haram Merokok sepertinya sudah kesekian kalinya dilantunkan. Yang menjadi pertanyaan adalah definisi Haram-nya harus dideskripsikan lebih tuntas.

Bila sebelumnya fatwa ini berlaku buat para ibu yang hamil dan tempat-tempat tertentu. Lalu yang sekarang bagaimana…? Apakah hanya sensasi belaka atau niatan terselubung lainnya…?

Terkesan seperti mencari-cari sensasi belaka. Padahal topik Korupsi lebih dominan untuk dibahas karena telah menyebabkan perekonomian negeri ini lebih banyak berpihak pada sang penguasa dan yang kaya saja…? Kesejahteraan rakyat negeri ini lebih pareto untuk dijadikan kajian.

Ah terserah kamu aja yang bikin fatwa ini, saya mah akan tetap merokok saja selama masih ada yang jual.

Fatwa haram merokok yang dikeluarkan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dipertanyakan oleh sejumlah kalangan termasuk politisi. Fatwa tersebut akan berdampak pada ribuan petani tembakau yang mengantungkan hidupnya pada perusahan rokok.

“Kalau di Al Quran tidak menyebutkan merokok itu haram. Kalau tidak haram kenapa harus diharamkan,” kata politisi PKB, Lily Chadijah Wahid, di sela sela acara keluarga yang diadakan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2010).

Menurut Lily, fatwa tersebut berdampak pada ribuan petani tembakau yang akan menyebabkan pengurangan penghasilan mereka. Meski ada rencana untuk dialihkan lahan usaha para petani tersebut ke bidang lain, seharusnya dialihkan dahulu sebelum dikeluarkan fatwa itu.

Iklan

1 Komentar

  1. Pak Amin Rais aja bilang kaget dengan adanya fatwa ini….?


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s