Awang Ferdi dan Rita Bersaing Mencari Simpati di Kukar….


Hasil Polling Pilkada Kutai Kartanegara terjadi saling kejar mengejar khususnya antara Calon Bupati Nomor enam – Rita Widyasari / HM Gufron Yusuf dengan pasangan Awang Ferdian Hidayat / Suko Buono.

Hari ini, Rita unggul dibandingkan Awang. Padahal hari kemarin Awang / Suko unggul dibandingkan dengan Rita / Gufron.

Jumlah kandidat calon bupati Kutai Kartanegara pada saat ini ada enam pasang calon, yaitu :

No. 1. Idrus – Agus Shalli
No. 2. Awang Dharma Bhakti – Syaiful Anwar
No. 3. Awang Ferdian Hidayat – Suko Buono
No. 4. HM Edward Azran – Syahrani
No. 5. Sugiyanto – Fathan Djoenaidi
No. 6. Rita Widyasari – HM Gufron Yusuf

Memperhatikan hal ini, sepertinya persaingan dari enam pasang calon ini yang paling banyak menyita perhatian masyarakat adalah kandidat No. 3 dan No. 6.

Awang Ferdian Hidayat adalah salah satu anak dari Gubernur Awang Faroek Ishak yang masih aktif pada saat ini. Beliau , saat ini juga merupakan salah satu anggota DPD dari Kaltim, dimana saat itu suara yang diperoleh sangat significant sehingga memperoleh urutan nomer satu dari calon yang ada, bahkan suara yang diperoleh jauh di atas perolehan politikus tua yang sudah lebih awal terjun di dunia politik.

Entah magnet apa yang menyebabkan beliau memperoleh dukungan mayoriyas masyarakat Kaltim pada saat itu. Apakah karena Muda dan yang selalu mendengungkan issue tentang Pentingnya Perubahan…? Atau karena hal lainnya…?

Sedangkan Rita, adalah sosok kontrofersi yang pernah meramaikan dunia maya pada beberapa tahun yang lalu. Dia adalah salah satu putri tokoh Kaltim juga yaitu Mantan Bupati Kutai Kartanegara yang juga tokoh kontrofersi. Dia, saat ini sedang cuti dari jabatannya sebagai ketua Dewan DPRD Kutai Kartanegara.

Keduanya merupakan tokoh muda dibandingkan dengan pasangan lainnya.

Bagaimana masyarakat Kutai akan menyikapi hal ini dalam Pilkada mendatang….?

Semoga saja masyarakat Kukar tidak terjebak dalam angan-angan saja dalam melakukan pilhannya, dan juga melakukan pilihan karena atas kharisma sang Ayahnya saja. Tetapi, harapannya adalah melakukan pilihan yang bisa membuat perubahan di bumi Kukar tentunya.

Mengapa harus memilih yang tepat…?

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Kabupaten ini adalah salah satu daerah dengan kekayaan yang melimpah sedangkan masyarkatnya masih jauh dibilang telah sejahtera adanya, infrastruktur yang amburadul, pembangunan daerah wisata yang terbengkelai sehingga masih kalah dengan Kalla – Trans di
Makassar, kebun sawit yang bagai jamur di musim hujan tetapi belum banyak industri pengolahan CPO-nya, industri kehutanan yang gulung tikar karena salah urus dengan pengelolaan hutannya, Batu Bara yang hanya dikeruk saja tanpa manfaat bagi daerah yang memadai sehingga Listrik masih langka di bumi ini, dan masih banyak lagi yang tentunya perlu ditangani oleh sosok yang kompeten sekaligus bersih.

Mari kita tunggu, siapa yang akan dipilih oleh Rakyat Kutai nantinya…? Apakah masyarakat akan cerdas menyikapinya atau hanya ingin menggapai kesenangan sesaat….?

Wallahualam, hanya Allah yang tahu akan terjadi di bumi Kutai Kartanegara ini. Berkah atau musibah…?

Salam.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s