Benarkah Antasari Selingkuh atau Dijebak


Benarkah Antasari Selingkuh atau Dijebak…..?

Sejak Antasari dijadikan tersangka pembunuhan Nasrudin, topic yang lebih menjadi perhatian masyarakat bukannya apakah benar Antasari merupakan otak pembunuhan Nasrudin, tetapi masalah Selingkuh dan Dijebaknya si Ketua KPK ini.

Media massa ikut menggiring masyarakat melihat sepak terjang si penjagal Koruptor pada si selingkuhannya “ Rani “, sehingga foto – foto dan web yang bersangkutan dikejar dan dicari oleh masyarakat. Si Caddy ini pun menjadi berita utama media massa maupun elektronik.

Hal lain yang tidak kalah serunya adalah pernyataan si Antasari bahwa dia dijebak. Dan karena lontaran ini, maka beritanya menjadi membahas bahwa ada actor intelektual juga yang menjadikan Antasari menjadi pesakitan di sel.

Pendapat masyarakatpun menjadi beragam, ada yang mengatakan bahwa si Antasari ini adalah target dari kalangan yang didhaliminya, tidak percaya bahwa Antasari menjadi otak pembununuhan dari si Nasrudin, tidak percaya Antasari melakukan selingkuh dengan si Rani dan lain-lain. Para ibu-ibu pun ada yang geram, lha istrinya sudah cantik dan manis kok masih aja cari selingkuhan, dasar laki-laki ndak tahu diuntung.

Padahal topic utamanya seharusnya masalah si Antasari ini apakah benar-benar terlibat di dalam cerita pembunuhan si Nasrudin. Kalau benar dia merupakan otak pembunuhan tersebut, seharusnya yang menjadi berita apakah ada bukti-bukti yang bisa dijadikan bahan yang mengarah kepadanya atau pada saat pembunuhan yang bersangkutan sedang berada dimana, atau adakah saksi-saksi yang menyatakan bahwa beliaulah yang memang merupakan actor dibelakang kasus ini…

Media massa ikut andil dalam pembiasan masalah ini dan bahkan para presenternya media elektronikpun ikut-ikutan mencari berita tentang si Rani ini.

Apa yang bisa diambil dari berita kasus ini…?

Kasus ini lebih menjadi berita infotainment sebagaimana berita artis-artis Indonesia yang sedang merajut cinta, sedang selingkuh, sedang cerai dan sejenisnya Padahal seharusnya masyarakat ikut dipandaikan menelaah suatu kasus oleh media massa dan bukannya menjadi masyarakat yang gemar menggunjing.

Padahal ada sisi lain dari pihak korban yang harus dikedepankan yaitu siapa yang membunuh si Nasrudin…? Sudah benar dan cukup buktikah yang menyatakan bahwa tersangka-tersangka yang ada memang benar adanya sebagai eksekutor dan lain sebagainya. Fakta-fakta apa yang menyatakan bahwa mereka layak dinyatakan sebagai tersangka..? Bagaimana merajut fakta-fakta yang ada menjadi bukti bahwa semua tersangka yang ada pada saat ini memang benar adanya.

Dengan memberitakan ini, maka media massa bisa ikut mencerdaskan bangsa dalam hal pembuktian sesuatu dan bukannya membuat masyarakat kita menjadi masyarakat penggunjing.

Bagi saya, Masyarakat penggunjing adalah masyarakat yang merasa bahwa dirinya yang paling benar. Dan itulah yang terjadi pada saat ini di sebagian masyarakat kita.

Kembali pada masalah Antasari, benarkah Antasari selingkuh atau dijebak…? Ha…ha…, marilah kita bercermin bahwa kita semua adalah manusia biasa yang tidak lepas dari godaan nafsu duniawi ( Harta, Tahta dan Wanita ).1991

2 Komentar

  1. Hanya Tuhan yang tahu…. biar hukum tuhan nanti yang menjawabnya… siapa yang menabur,dia yang akan menuai….

  2. Betul…
    Dan sekarang beliau sudah di Vonis 18 tahun penjara.
    Tentang selingkuhnya….?
    Wallahualam.

    Salam


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s