Mengapa harus Pacaran


Pacaran

Jangan heran kalau kadang anak-anak kita yang menginjak usia remaja akan mulai menjauhi orang tuanya pada saat malam minggu. Mengapa…?

Bagi mereka merupakan aib bagi dirinya bila di malam minggu mereka masih berkumpul dan bercengkerama dengan orang tuanya. Di malam minggu, sudah merupakan ( sepertinya ) kewajiban bahwa mereka harus berdua dengan sang pacar. Bersepeda motor atau pun bermobil hanya berdua saja menuju ke Bioskop, Rumah Makan, Tempat yang sepi atau hanya berkeliling kota saja. Layaknya sepasang suami isteri mereka bergandengan tangan, berpelukan dan bahkan berciuman.

Pemandangan-pemandangan seperti ini banyak menghiasi kota-kota di Indonesia dan bahkan sampai ke pelosok desa-pun. Maka dari itu, tidaklah aneh kalau kita melihat di dunia maya “ Video mereka “ yang sedang melakukan adegan mesum , baik yang berasal dari kota besar maupun Desa-desa.

Apa sebenarnya makna pacaran bagi mereka ya…?

Persiapan untuk menuju ke Pelaminan mereka ataukah hanya penyaluran hasrat-hasrat libido saja..? Entah mana yang benar, ataukah untuk dua-duanya…? Bukanlah malu yang mereka bayangkan bila mereka telah melakukan pacaran layaknya hubungan suami isteri. Bahkan mereka bangga telah bisa melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan tersebut.

Budaya “ Permisif “ sudah kita anut untuk melihat semua itu. Kita tidak pernah merasa bahwa semuanya itu bukanlah hal yang baik kalau dibiarkan tumbuh terus di kalangan generasi muda kita. Apakah kita malu dikatakan “ Kolot “ bila kita melarang anak-anak kita untuk tidak pacaran…?

Di negeri seberang sana, ada yang dikatakan “ Pesta Lajang “ ( yaitu pesta yang dilakukan oleh para remaja untuk melakukan hubungan badan dengan lawan jenisnya ). Padahal, jelas di Al Qur’an dikatakan bahwa “ Perempuan yang baik-baik tidak akan memperoleh pasangan lelakinya dari yang tidak baik, dan juga sebaliknya. Perempuan yang baik akan memperoleh pasangannya dari yang baik juga “

Pacaran bukanlah budaya Islami, tetapi mengapa kita membiarkannya tumbuh berkembang di kalangan remaja…?

Link :
http://mediafire.com/bangjay
http://id.wordpress.com/tag/parta-pelopor
http://arodam-pelopor.blogspot.com/
http://melilean.com/?id=bangjay
http://miyunerclub.com/?id=bangjay

1 Komentar

  1. Say No for ” Pacaran “


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s